Tugas (Jamur)

TUGAS TENTANG JAMUR



PRAKTIKUM PENGAMATAN JAMUR MIKROSKOPIS



I.    KOMPETENSI DASAR
3.7    Menerapkan prinsip klasifikasi untuk menggolongkan jamur berdasarkan ciri-ciri dan cara reproduksi melalui pengamatan secara teliti sistematis.
4.7    Menyajikan data hasil pengamatan ciri-ciri dan peran jamur dalam kehidupan dan lingkungan dalam bentuk laporan tertulis.
II.    TUJUAN PRAKTIKUM
Melalui kegiatan pengamatan dengan miroskop siswa dapat mengidentifikasi, mendeskripsikan, dan menentukan jenis jamur yang ditentukan dan menentukan takson dari berbagai jenis jamur mikroskopis, serta dapat menyusun laporan secara tertulis dan ilmiah.
III.    ALAT DAN BAHAN
A.    ALAT
1.    Mikroskop
2.    Kaca obyek
3.    Kaca penutup
4.    Jarum pentul
5.    Kapas/ tisu
6.    Pipet tetes
B.    BAHAN
1.    Tempe berjamur
2.    Nasi berjamur
3.    Tongkol jagung berjamur
4.    Roti berjamur
5.    Bahan-bahan lain yang berjamur
6.    Tape masak
7.    Air aqua 
IV.    CARA KERJA
A.    Cara kerja mempersiapkan bahan praktikum.
1.    Siapkan bahan bahan yang akan diujikan seperti yang tertera di atas.
2.    Tempatkan bahan-bahan tersebut pada gelas plastik.
3.    Diamkan pada tempat yang lembab.
4.    Tunggu 3-5 hari agar berjamur
B.    Cara kerja saat praktikum
1.    Sterilkan alat.
2.    Mengambil sedikit miselium jamur dari salah satu makanan.
3.    Meletakkan pada objek gelas yang sebelumnya telas ditetesi air.
4.    Koyak dengan lembut agar jamur terurai.
5.    Menutup dengan deck glass dan jangan sampai terbentuk gelembung udara.
6.    Mengamati dengan mikroskop dengan perbesaran lemah lebih dulu, kemudian dilanjutkan dengan pembesaran sedang.
7.    Mengamati dan menggambar hasil pengamatan dan sebut bagian yang tampak.
8.    Mengklasifikasikan.
9.    ulangi kegiatan di atas pada semua bahan berjamur yang akan diujikan.
Share:

Tugas (Ruang Lingkup Biologi)

1. Mikroskop

alat alat laboratorium biologi

Mikroskop adalah alat yang digunakan untuk melihat objek yang sangat kecil yang tak bisa dilihat secara kasat mata. Alat ini biasanya ada disetiap laboratorium untuk mengamati mikroskopis atau organisme berukuran kecil.
Bagian bagian Mikroskop terbagi menjadi 2, yaitu bagian optik dan non optik. Bagian optik terdiri dari lensa okuler dan lensa objektif, Sedangkan bagian non optik diantaranya revolver, makrometer, mikrometer, tabung, lengan & kaki mikroskop.

2. Kaca Pembesar (LUP)

alat alat laboratorium biologi
pxhere.com
Lup adalah kaca pembesar berbentuk bulat cebung dengan pegangan yang terbuat dari plastik atau alumunium .Secara sederhana, Fungsi lup adalah untuk memudahkan para peneliti melihat suatu objek menjadi terlihat lebih besar dari ukuran yang dimilikinya.
Seorang yang menggunakan lup harus menempatkan objek atau benda pada titik fokus lup agar terlihat efek penggunaannya. Penemu lup sendiri adalah Abu Ali al- Hasa Ibn Al-Haitham yang berasal dari tanah Arab.

3. Stetoscope

alat laboratorium biologi stetoskop
stethoscopepros.com
Stetoskop adalah sebuah alat medis akustik yang digunakan untuk memeriksasuara dalam tubuh. Semisal suara jantung dan pernapasan. Selain itu alat ini digunakan juga untuk mendengar aliran daran dalam arteri, intestine dan vein. Karena fungsinya tersebut stetoskop di anggap sebagai simbol pekerjaan doktor.
4. Autoclave
alat laboratorium biologi autoclave
directindustry.com
Autoclave digunakan untuk mensterilkan alat- alat atau perlengkapan medis atau laboratorium dengan material uap tekanan tinggi jenuh pada 121 ° C selama sekitar 15-20 menit. Pada dasarnya alat ini bekerja seperti penanak nasi. Hanya saja tekanan dari alat ini dapat menghasilkan panas yang lebih tinggi.
Alat laboratorium autoclave digunakan agar kuman- kuman yang terkandung dalam peralatan laboratorium mati dan tidak berkembang biak. Dalam dunia medis autoclave penting untuk menjamin kebersihan tempat pelayanan pasien.

5. Kotak Genetika

alat alat laboratorium biologi kotak genetika
laboratoriumsainsnfbs.blogspot.co.id
Kotak genetik adalah kotak yang terbuat dari plastik atau kayu yang berisi 500 kancing dan terdiri dari 5 warna berbeda. Kancing- kancing tersebut dapat saling dipisahkan atau dilekatkan satu dengan lainnya seperti kancing cetet.
Fungsi kancing- kancing genetik tersebut adalah untuk menyelidiki kemungkinan kombinasi gen dan juga prinsip prinsip genetik lain seperti persilangan dihibrid, monohibrid, epistasis, kriptomeri dan hipostasis.

6. Terarium

alat laboratorium biologi
diynetwork.com
Teranium (virarium) adalah wadah atau media yang terbuat dari kaca ataupun plastik transparan. Teranium adalah biosfer buatan alami karena fungsi biologis yang terjadi pada alat ini mirip dengan yang terjadi di alam.
Alat laboratorium biologi mini ini menampilkan taman miniatur untuk mensimulasikan kondisi yang sama seperti di alam yang sebenarnya. Seperti ekosistem padang pasir, hutan hujan tropis, guru dan bermacam ekosistem lainnya.

7. Sphygmomanometer (Tensimeter)

peralatan lab biologi
ftaelectronics.com
Sphygmomanometer atau disebut juga tensimeter adalah alat yang berfungsi unutk mengukur tekanan darah yang bekerja manual saat memompa ataupun mengurangi
tekanan pada manset dengan sistem non invasive.
Cara kerja dari tensimeter adalah mansen dipasang mengelilingi lengan dan kemudian ditekan dengan tekanan diatas tekanan brachial atau arteri lengan.
Kemudian dengan perlahan tekanannya diturunkan. Dalam tabung manometer pembacaan tinggi mercuri menunjukan systolic (peak pressure) dan diastolic (lowest pressure).

8. Audus Fotosintesis


Audus fotosintesis adalah alat yang digunakan untuk menguru pernafasan dari tumbungan atau keceatan penguapan yang diukur berdasarkan luas penawmpang waktu dan kapasitas.

9. Vaskulum

Vaskulum atau disebut juga kotak botani adalah alat yang digunakan untuk menyimpan contoh contoh spesimen botani agar tidak cepat kering sewaktu proses pengumpulan di lapangan.
Alat ini terdiri dari kotak logam dengan kira- kira panjang 30cm. lebar 19cm dan tebal 8cm. Alat ini memiliki ikat gantungan yang memudahkan pengguna untuk membawanya. Baik itu dengan diselendangakan atau dijinjing.

10. Root Presure / Alat Ukur Tekanan Akar

Alat ukur tekanan akar atau root pressure adalah alat yang digunakan untuk menentukan seberapa besar tekanan akar dari sebuah tumbuhan tertentu.
Root pressure terdiri dari sebuah pipa kapiler berbentuk seperti huruf S. di ujung kaki yang pendek terpasang pipa karet. Dinding kaki panjang diberi skala dan di bagian tengahnya ada sebuar reservoir untuk menampung raksa.
Share:

Tugas (Announcement)

Announcement
Intended for all 7th graders that on Friday are required to bring hygiene kits, such as brooms, and so on. For students who do not bring cleaners will be given sanctions. That's the announcement I can give. Thank you for your attention.

Chairman of the Student body

Artinya:
Pengumuman
Ditujukan untuk seluruh siswa kelas 7 bahwa pada hari Jumat diwajibkan untuk membawa peralatan kebersihan, seperti sapu, dan lain lain. Bagi siswa yang tidak membawa alat kebersihan akan diberikan sanksi. Demikianlah pengumuman yang dapat saya berikan. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Ketua OSIS         

Please Attention!
All students of SMP Pertiwi Jaya are invited to the Indonesian Independence Day celebration on August 17, 2017. It is expected that all students can participate in the competition. Lots of competitions that will be held such as swimming, race run, and others.
Registration of the race starts on 09-15 August in the OSIS room. Free registration and lots of amazing prizes you can earn. Do not miss! More information can contact the chairman of OSIS.

Artinya:
Dimohon Perhatiannya!
Seluruh siswa SMP Pertiwi Jaya diundang dalam kompetisi peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2017. Diharapkan seluruh siswa dapat berpartisipasi dalam kompetisi tersebut. Banyak sekali perlombaan yang akan diselenggarakan seperti renang, lomba lari, dan lain lain. 
Pendaftaran lomba dimulai pada tanggal 09-15 Agustus di ruang OSIS. Pendaftaran gratis dan banyak sekali hadiah menakjubkan yang dapat anda peroleh. Jangan sampai ketinggalan! Informasi lebih lanjut dapat menghubungi ketua OSIS.

Contoh Announcement Tentang Peraturan Kelas

Announcement
Intended for all 7E grade students
Before leaving the class is expected:
  1. Clean the whiteboard.
  2. Floors should be swept and polished.
  3. Throw garbage in its place.
  4. Turn off AC.
  5. Close and lock the class door.
Thank you
Guardian of Class 7E

Artinya:
Pengumuman
Ditujukan untuk seluruh siswa kelas 7E
Sebelum meninggalkan kelas diharapkan:
  1. Membersihkan papan tulis.
  2. Lantai harus disapu dan dipel.
  3. Buanglah sampah pada tempatnya.
  4. Matikan AC.
  5. Tutup serta kunci pintu kelas.
Terima kasih
Wali Kelas 7E
Share:

Tugas (Introducing Someone)

Good morning all.
On this occasion, allow me to make an introduction to who I am. My name is Riki Satria. I am the first of three children. I was born in Bekasi, Juli 14th 1990. Currently, I live in Jalan Kebon Waru number 33, Tangerang, South Jakarta.
Speaking of a hobby, music is one of my hobbies. I can play the guitar since 4th grade and now I have created 4 songs. I have a dream to make a band and will share a stage with Coldplay. Hopefully, my dream can come true.
I have 2 siblings who are still in elementary school, Nini and Nina, they’re twins. My father works for a prominent contractor company and my mother works in the hospital. I guess that’s all I can say about this introduction. Thank you very much for your attention. Terjemahan Bahasa Indonesia :
Selamat pagi, semuanya.
Pada kesempatan kali ini, izinkanlah saya untuk melakukan perkenalan tentang siapa diri saya. Nama saya Riki Satria. Saya adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Saya lahir di Bekasi, 14 Juli 1990. Saat ini, saya tinggal di Jalan Kebon Waru nomor 33, Tangerang, Jakarta Selatan.
Bicara masalah hobi, musik adalah salah satu hobi saya. Saya bisa memainkan gitar dari kelas 4 SD dan saat ini saya sudah menciptakan 4 buah lagu. Saya pun mempunyai cita-cita untuk membuat sebuah grup musik dan kelak akan satu panggung dengan Coldplay. Semoga cita-cita saya bisa tercapai.
Saya memiliki 2 orang adik yang masih duduk di bangku SD, Nini dan Nina, mereka kembar. Ayah saya bekerja di sebuah perusahaan kontraktor ternama dan Ibu saya yang bekerja di rumah sakit. Saya kira, itu saja yang bisa saya sampaikan mengenai perkenalan ini. Terima kasih banyak atas perhatiannya.
Share:

Tugas (Majapahit)

Hasil gambar untuk peta seluruh kerajaan hindu budha di indonesia
Share:

Tugas (Pola Pikir)

1.      Konsep Sinkronik dalam Sejarah
Kata sinkronik, berasal dari bahasa Yunani yaitu syn yang berarti dengan, dan chronoss yang berarti waktu. Adapun dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, sinkronik diartikan sebagai segala sesuatu yang bersangkutan dengan peristiwa yang terjadi pada suatu masa. Kajian sejarah secara sinkronik artinya mempelajari peristiwa sejarah dengan segala aspeknya pada masa atau waktu tertentu dengan lebih mendalam. Lebih lengkapnya dapat dijelaskan bahwa konsep sinkronik dalam sejarah adalah bagaimana mempelajari atau mengkaji, pola-pola, gejala, dan karakter dari sebuah peristiwa sejarah pada masa tertentu.
Secara umum sinkronik mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.
1)      Mengkaji peristiwa sejarah yang terjadi pada masa tertentu.
2)      Menitikberatkan kajian peristiwa pada pola-pola, gejala, dan karakter.
3)      Bersifat horizontal
4)      Tidak ada konsep perbandingan
5)      Cakupan kajian lebih sempit
6)      Kajiannya sangat sistematis
7)      Sifat kajian lebih serius dan mendalam
Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa sinkronik dalam sejarah adalah kajian yang lebih menitikberatkan pada meneliti  gejala-gejala yang meluas dari sebuah peristiwa tetapi dengan waktu yang terbatas. Sebagai contoh, seseorang sejarawan ingin menyusun sejarah perekonomian bangsa Indonesia pada zaman Jepang. Hal yang akan dia lakukan adalah meneliti gejala atau fenomena perkembangan kehidupan  ekonomi bangsa Indonesia yang terjadi pada masa pendudukan Jepang itu saja
2.      Konsep Diakronik atau Kronologi dalam Sejarah
Secara etimologis kata diakronik berasal dari bahasa Yunani, yaitu dia dan chronoss. Dia mempunyai arti melintas, melampaui, atau melalui, sedangkan chronoss berarti waktu. Jadi, diakronik berarti sesuatu yang melintas, melalui, dan melampaui dalam dalam batasan waktu. Jika dikaitkan dengan sejarah, sesuatu yang melintas, melalui, atau melampaui tersebut adalah peristiwa atau kejadian.
Secara etimologis, kata kronologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu chronoss dan logos. Chronoss artinya waktu, sedangkan logos artinya uraian atau ilmu. Jadi, kronologi adalah ilmu tentang waktu, yang memang di dalam perkembangannya  kemudian menjadi ilmu bantu sejarah yang menyusun peristiwa atau kejadian-kejadian sesuai dengan urutan waktu terjadinya.
Mengurutkan peristiwa-peristiwa sejarah sesuai dengan waktu terjadinya adalah untuk mempermudah kita dalam melakukan rekonstruksi terhadap semua peristiwa masa lalu dengan tepat. Kronologi juga membantu kita agar dengan mudah dapat membandingkan peristiwa sejarah yang terjadi di suatu tempat yang berbeda tetapi dalam waktu yang sama
Sejarah juga mengenal istilah periodisasi, yang bertugas membuat klasifikasi dari peristiwa-peristiwa sejarah dalam tahap-tahap dan pembabakan tertentu. Periodisasi dalam sejarah diperlukan karena penting bagi kita agar dapat mengadakan tinjauan secara menyeluruh terhadap peristiwa-peristiwa yang telah terjadi dan saling keterhubungannya dalam berbagai aspek. Periodisasi dalam sejarah dapat dilakukan dengan banyak klasifikasi  berdasarkan sejumlah aspek dalam kehidupan manusia, seperti perkembangan sistem politik, pemerintahan, agama dan kepercayaan, ekonomi, dan sosial budaya. Contoh berikut adalah periodisasi yang dibuat berdasarkan sistem mata pencarian  hidup dalam sejarah Indonesia.
-          Masa berburu dan meramu
-          Masa bercocok tanam
-          Masa bercocok tanam tingkat lanjut
-          Masa perundagian
Periodisasi yang banyak digunakan untuk memperoleh gambaran tentang keadaan masyarakat, sistem politik, ekonomi, agama, dan kepercayaan suatu kerajaan digunakan pembabakan berdasarkan urutan dinasti, seperti yang terdapat pada sejarah bangsa-bangsa di Asia. Di Asia pada umumnya kedudukan raja dianggap penting dalam masyarakat, seperti contoh berikut ini.
Dinasti yang pernah memerintah Jawa dari masa perkembangan pengaruh agama dan kebudayaan Hindu-Buddha hingga pengaruh Islam adalah sebagai berikut.
•      Dinasti (Wangsya) Sanjaya (732-850 M).
•      Dinasti Syailendra (750-900 M).
•      Dinasti Isyana (900-1222 M).
•      Dinasti Girindra (1222-1478 M).
•      Dinasti Demak (1521-1568 M).
•      Dinasti Pajang (1568-1600 M).
•      Dinasti Mataram (1600-1775 M).

Periodisasi bertujuan membuat klasifikasi dalam sejarah sehingga akan memudahkan kita untuk memahami peristiwa-peristiwa sejarah secara kronologis. Melalui periodisasi, kita menjadi mudah untuk memahami hal-hal yang terkait dengan:
•      perkembangan manusia dari waktu ke waktu
•      kesinambungan antarperiode,
•      kemungkinan terjadinya fenomena yang berulang, dan
•      perubahan yang terjadi dari periode awal hingga ke periodeberikutnya.
Periodisasi sejarah Indonesia adalah sebagai berikut
•      Masa praaksara.
•      Masa kedatangan dan perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha.
•      Masa kedatangan dan perkembangan agama Islam.
•      Masa kekuasaan kolonialisme Barat
•      Masa pendudukan Jepang
•      Masa Revolusi.
•      Masa Orde LamaMasa Orde Baru.
•      Masa reformasi
 KRONIK
Dalam sejarah kita juga dikenalkan dengan istilah kronik. Kronik adalah catatan peristiwa menurut urutan waktu kejadiannya. Kronik berupa catatan perjalanan yang ditulis oleh para musafir, pendeta, dan pujangga pada masa yang lalu. Mereka pada umumnya menulis tentang peristiwa, kejadian, hal-hal yang menarik perhatian dan mengesankan yang mereka temui di suatu tempat dan pada waktu tertentu.
Kronik sejarah Indonesia banyak ditulis oleh para musafir dan pendeta Cina  yang banyak berdatangan ke Nusantara untuk berbagai kepentingan. Kronik tentang Nusantara yang banyak ditulis oleh para musafir dan pendeta adalah ketika Cina diperintah oleh sejumlah dinasti, seperti Dinasti Chou, Qin, Tang, dan Ming, dan juga oleh para musafir serta pendeta yang datang dari India. Berdasarkan catatan yang mereka buat, kita dapat mengetahui, atau paling tidak memiliki gambaran,  tentang bagaimana kondisi masyarakat Nusantara di suatu tempat pada masa yang lalu. Namun, untuk memperoleh gambaran lebih jelas tentang masa  lalu, diperlukan banyak sumber lain yang dapat mendukung kebenaran dari kronik tersebut.
Share:

Tugas (Negosiasi)

Suatu hari, Arbi bertemu dengan Petrus yang sudah lama tidak berjumpa. Ternyata mereka ingin mencari rumah sewa untuk ditinggalinya. Akhirnya mereka mencari rumah sewa bersama-sama ke sebuah daerah.

Arbi : “Petrus?”
Petrus : “Apakah kau Arbi?”
Arbi : “Iya, Wah kita bertemu kembali Sob! Apa kabar?”
Petrus : “Wah luar biasa baik. Kau sendiri?”
Arbi : “Baik Sob.”
Petrus : “Lagi mau ngapain nih?”
Arbi : “Mencari rumah sewa Pet, untukku tinggali. Kau sendiri?”
Petrus : “Wah, kita sama Bi.”
Arbi : “Bagaimana kalau kita mencari bersama-sama?”
Petrus : “Ide cemerlang. Ayo!”

Mereka mencari rumah sewa dengan bertanya-tanya ke warga setempat.


Arbi : “Selamat siang menjelang sore,Tante.”
Fitri : “Enak aja manggil tante, panggil kakak aja biar kesannya lebih muda hehehe.”
Petrus : “Iya kakak.”
Arbi : “Kak, Saya numpang tanya. Di daerah sini masih ada rumah sewa yang harganya cocok untuk anak muda ngga, Kak?”
Petrus : ‘Iya Kak, maksudnya kost-kostan gitu.”
Fitri : “Oh, kalian mau mencari kost-kostan. Coba kalian berdua kesana kemarin sepertinya ada yang kosong.” (sambil menunjuk kesuatu rumah)
Arbi dan Petrus : “Baiklah. Terima kasih Tante… maksud kita Kakak.”
Setelah menanyakan ke salah seorang warga, mereka diberi tahu bahwa ada sebuah rumah yang ada kost-kostannya.


Arbi dan Petrus : “Selamat siang.”
Wildan : “Selamat siang.”
Petrus : “Pak, tadi kata salah satu warga disini Bapak menyewakan kost-kostan. Apakah benar,Pak?”
Wildan : “Benar sekali anak muda.”
Arbi : “Apakah masih ada kamar kosong untuk kita tempati,Pak?”
Wildan : “Maaf, sudah penuh.”
Petrus : “Bagaimana nih Bi? Kita sudah menelusuri tetapi belum dapat.”
Arbi : “Sabar Sob. Masih ada hari esok.”
Wildan : “Saya punya saran buat kalian, coba kalian cari di internet.”
Petrus : “Wah, ide bagus Pak.”
Arbi : “Terima kasih Pak.”
Wildan : “Sama-sama Nak.”


Ternyata rumah yang dikatakan oleh salah satu warga tersebut sudah penuh. Akhirnya dengan mencoba saran dari Bapak yang baru ditemuinya tadi, mereka mencari di internet.

Petrus : “Wah Sob! Dapat nih.”
Arbi : “Dapat apaan Sob?”
Petrus : “Kost-kostan lah Sob.”
Arbi : “Wah iya tuh. Sekamar berdua dan fasilitasnya juga oke. Yuk kita ke alamat tersebut.”
Petrus : “Yuk.”

Setelah mendapatkan alamat dari internet merekapun mencoba mendatangi alamat tersebut.


Petrus : “Selamat sore Om.”
Adit : “Enak saja kamu memanggil Saya dengan sebutan itu. Panggil saya pak,hahaha. Ga liat nih Saya punya uban.” (menunhukan rambunya yang putih-putih sudah ditumbuhi uban)
Arbi : “Ubanan kakek-kakek kali.”
Adit : “Hei, kamu! Saya dengar kamu. Panggil saja bapak, walaupun ubanan gini tapi muka tetap oke kan.”
Petrus : “Iyalah Pak, terserah. Kedatangan kita disin hanya ingin menanyakan alamat.”
Arbi : “Apakah Bapak tahu alamat ini?” (menunjukan sebuah kertas yang berisi alamat)
Adit : “Oh, ini Saya tahu. Adik tinggal belok kanan, lurus, pertigaan belok kiri, lurus terus, liat aja kiri dan kanan, adik tinggal mencari nomor rumahnya.”
Petrus : “Ah ribet.”
Arbi : “Bagaimana kalau Bapak mengantarkan kita?”
Adit : “Pengen banget atau pengen aja nih? Bercanda kok, mari saya tunjukkan.”
Petrus : “Wah Bapak berhati mulia sekali.”


Sesampainya dimah yang dituju.


Adit : “Permisi, Bu Vani.”
Vania : “Eh Opa Adit. Kenapa Opa?”
Adit : “Ini ada dua anak muda sedang mencari kost-kostan,katanya melihat iklan tempat Ibu di internet.”
Vania : “Oh, kalau begitu silahkan masuk.”
Adit : “Sudah ya Bu, Saya pulang.”
Vania : “Oh iya. Terima kasih Opa.”
Arbi dan Petrus : “Dadah Opa, eh maksudnya Bapak.”


Setelah Bapak Adit mengantar Arbi dan Petrus, ia pun pulang. Ibu Vania memperliahatkan kamar yang telah disediakan.


Vania : “Nah, ini kamarnya. Satu kamar boleh untuk dua orang.”
Arbi : “Wah boleh dua orang nih Bu, jadi bisa patungan gitu dong Bu?”
Vania : “Iya.”
Petrus : “Wah sepertinya Saya tertarik. Bagaimana denganmu, Bi?”
Arbi : “Aku juga,Pet.”
Vania : “Beginilah kost-kostan yang saya punya.”
Petrus : “Berapa Bu harga perbulannya?”
Vania : “Disini bayarnya tahunan, Dik.”
Arbi : “Berapa setahunnya, Bu?”
Vania : “Rp7.500.000 per tahun.”
Petrus : “Wah Bu, nego dong. Biasa bu kantong mahasiswa.”
Arbi : “Iya Bu, nego dong Bu.”
Vania : “Ya, boleh. Berapa?”
Arbi : “Rp6.500.000 bagaimana Bu?”
Petrus : “Yah jangan Bi, jauh banget.”
Vania : “Yah Saya bisa rugi kalau segitu.”
Petrus : “Bagaimana kalau Rp6.200.000.”
Arbi : “Ye, Pet… gini Bu, bulanan saja dong Bu. Kita belum ada kalau buat tahunan. Ya gak, Pet?”
Petrus : “Iya Bu. Tolong banget, ngga kasihan melihat tampang kita begini?”
Vania : “Yasudah. Rp650.000 per bulan ya.”
Petrus : “Wah setuju Bu. Terima kasih ya Bu.”
Arbi : “Terima Kasih bu. Ini uangnya.”
Vania : “Oke. Saya terima uangnya. Sebelumnya isi dulu formulir biodata ini.”
Petrus : “Ini Bu, sudah kita isi.”
Vania : “Oiya, Petrus dan Arbi ini kunci kamarnya. Semoga kalian betah disini.”
Petrus daan Arbi : “Terima kasih Bu.”
Share:

Quote

It takes time to create excellence.
If it could be done quickly,
More people would do it

Music

Featured Posts

Popular Posts

Search This Blog

Hello, here you can tell something about yourself or you can put your blog description here or even you can add some quote of your choice here. This is an optional text area which you can hide or delete from the layout. Its totally dependent upon you if you want this text area or not.

WELCOME TEXT

Contact Form

Name

Email *

Message *

My Instagram